Kumpulan tulisan maupun gambar akan aktivitas ucapan dan perbuatanku
yang berdasar dari pikiran, curahan hati, maupun pelajaran dari sekitar yang bercampur jadi satu


Hilmawan Ardianto
hilmawan@hotmail.com

31/01/10

Tontonan TV Top Legend (My Version)

Aku coba untuk mengingat lagi acara-acara TV favourite- ku yang yang masih bisa kunikmati terus menerus dan juga menjadi inspirasi ku dalam berkarya.

- Takeshi Castle

Program TV Games Show Jepang yang sudah ada lama sejak tahun 1986.
Melibatkan kontestan hingga 100 orang bahkan lebih.
Acara sudah mendunia hingga dibuat beberapa macam versi
Begitu banyak acara Game Show. Begitu banyak juga yang ingin mengikuti bentuk tipikal program acara ini. tapi entah kenapa gak ada yang bisa bertahan lama selama Takeshi Castle ini.



- FRIENDS
Acara Sitkom komedi tv Amerika yang menurutku masih yang terbaik. Walaupun sudah tidak ada lagi dan berakhir hingga season ke 10, akan tetapi sampai sekarang tidak akan pernah bosan untuk aku tonton berulang-ulang.
Menurutku unsur-unsur komedi yang dikemas begitu lengkap. Kalau diperhatikan aktor-aktor yang bermain di dalamnya bukanlah "pure" aktor/aktris komedian. Tapi kemasan komedi-komedi nya begitu menarik. Terlihat sekali kecerdasan dari orang-orangnya di dalam penggarapan ini. Baik itu di divisi kreatifnya, serta aktor-aktornya.
Sangat recomended sekali untuk dijadikan referensi bagi para komedian maupun para pembuat cerita komedi untuk film, tv, dan teater/panggung. Mereka adalah aktor panggung, serta aktor drama. Salah satu referensi yang masi terus kutonton berulang-ulang.

- MR. BEAN
Adalah serial komedi televisi dari Inggris yang dibintangi oleh Rowan Atkinson. Dalam serial ini Atkinson berperan menjadi seorang lelaki lucu, egois, dan banyak akal yang sering menghadapi situasi konyol karena ulah dan perbuatannya.
Mr. Bean adalah satu-satunya karakter yang berarti dalam acara ini (selain Teddy, beruang teddy kesayangannya) sedangkan karakter lain hanyalah sebagai pembanding terhadap berbagai keanehan yang dilakukannya. Selain Mr. Bean, hanya ada 2 pemeran pembantu yang muncul berulang; Irma Gobb, kekasihnya (diperankan oleh Matilda Ziegler) dan sebuah mobil roda tiga Reliant Regal Supervan warna biru muda (bila dapat dianggap sebagai karakter karena pengemudinya selalu anonim). Kadang kala, Angus Deayton, salah seorang penulis naskah acara ini, muncul dalam acara ini sebagai karakter tambahan dengan peran tidak tetap.
Kelucuan biasanya muncul ketika ia menerapkan solusinya sendiri terhadap berbagai masalah tanpa menghiraukan orang lain.
Adegan pembuka acara ini (digunakan mulai dari episode kedua dan seterusnya) menggambarkan Mr. Bean jatuh dari langit dalam sinaran cahaya. Banyak teori mengenai arti dari adegan ini, mulai dari kemungkinan Mr. Bean adalah alien, malaikat yang dikirim ke dunia, atau manusia yang telah mengalami penculikan oleh alien (abduction) yang kemudian mengalami berbagai kejadian aneh. Tetapi para produser serial ini berpendapat bahwa adegan tersebut bermaksud menunjukkan bahwa Mr. Bean adalah manusia biasa yang tiba-tiba menjadi pusat perhatian (tetapi serial animasinya memberikan artian yang lebih jelas). Apapun arti dari adegan itu, yang jelas Mr. Bean adalah karakter yang tampak sendirian di dunia, kekanakan, dan kadang terlihat tidak memahami aspek-aspek dasar yang bekerja di dunia.
Yang menarik juga bagiku, hampir keseluruhan adegan dilakukan tanpa dialog. bahkan dalam adegan hanya ada satu atau dua kata yang keluar dari mulutnya. Kekuatannya ada pada bentuk ekspresi wajah dan tubuhnya yang disesuaikan dengan kondisi di sekitarnya.

- Macgyver
Sebuah drama seri televisi petualangan action dari seorang tokoh utama yang bernama Macgyver yang bekerja sebagai agen di Phoenix Foundation. Dia bekerja sebagai pemecah masalah untuk kasus-kasus yang ada di Yayasan Phoenix yang mempunyai latar belakang pendidikan sebagai ilmuwan ahli fisika dan dengan latar belakang pekerjaan sebagai teknisi penjinak bom pada saat perang vietnam.
Macgyver memecahkan masalahnya dengan tidak memakai cara kekerasan seperti contoh dia tidak mau menggunakan alat senjata seperti pistol. Namun dia lebih memilih dengan memanfaatkan alat-alat yang ada di sekitarnya yang tidak membuat lawannya menjadi tewas/terbunuh. Senjata yang selalu dia pakai cuman satu yaitu pisau swiss (Swiss Army Knife). Itupun tidak ia gunakan untuk menusuk lawan. Dari tontonan ini aku juga baru mengenal yang namanya pisau swiss. sampai punya trendmark-nya bukan "pisau swiss" tapi "pisau Macgyver", karena banyak fungsi dari pisau ini.
Drama Seri TV ini mulai ada dari tahun 1985 dan berakhir di season ke 7 di tahun 1992.
Kalau kita menonton film ini, seri demi seri dari tiap-tiap episode pasti selalu aku tunggu. Yang aku tunggu selain action-nya, juga ilmu-ilmu fisika yang dipraktekkan langsung di dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh Macgyver.
Sampai sekarang aku masih suka menonton DVD nya. Ditambah pula masih berpikir-pikir dan mencari tahu proses-proses penggarapannya karena kuanggap tidak mudah. Butuh riset dan pengembangan kreatifitas logika.

Ntar...coba-coba inget2 lagi program TV nya apalagi ya...

0 komentar:

Posting Komentar