Kumpulan tulisan maupun gambar akan aktivitas ucapan dan perbuatanku
yang berdasar dari pikiran, curahan hati, maupun pelajaran dari sekitar yang bercampur jadi satu


Hilmawan Ardianto
hilmawan@hotmail.com

28/01/10

The Jacatra Secret

Berkisah tentang kiprah pakar simbologi dari Universitas George Washington, Doktor John Grant, yang diminta memecahkan sejumlah kejanggalan yang ditemukan polisi didekat jasad Profesor Sudradjat Djoyonegoro yang dibunuh di depan pintu gerbang Museum Sejarah Jakarta.

Bersama Angelina Dimitreia, gadis indo-Perancis yang tengah melakukan penelitian di Mabes Polri, Doktor Grant menemukan jika sejumlah kejanggalan tersebut diyakini merupakan pesan-pesan tersembunyi yang ditujukan bagi mereka berdua yang sengaja dibuat oleh korban untuk menemukan sang pembunuh.
Hanya berselang beberapa jam, asisten senior Profesor Sudradjat dan penjaga Museum Taman Prasasti Jakarta ditemukan tewas tertembak di dua tempat berbeda. Hasil awal uji balistik polisi menyatakan jika senjata pembunuhnya identik dengan senjata yang merenggut nyawa Sang Profesor.
Motif kunci pembunuhan ternyata datang sendiri ke hadapan Doktor Grant. Sally Kostova, kekasih gelap Sang Profesor, menemukan sebuah medalion Masonik di dalam tasnya. Doktor Grant yakin jika medalion itulah yang dicari sang pembunuh. Akhirnya John Grant membawa mereka semua berlindung di dalam kompleks militer Halim Perdana Kusumah dan menemui sahabatnya, seorang veteran korps elit angkatan udara Kopasgat.
Dibayangi incaran sang pembunuh dan kecurigaan perwira polisi yang mengepalai tim buru sergap, Doktor Grant bersama kawan-kawannya berusaha menyibak tabir pembunuhan tersebut dan menemukan berbagai rahasia kota Jakarta yang selama ini terpendam dari kesadaran banyak orang.

Ini buku aku acungin jempol...
setelah baca ini aku sempet kaget juga tentang latar belakang dari sejarah Jakarta.
Kemasannya dibuat secara drama fiksi namun dengan data-data yang otentik. walaupun ada beberapa yang janggal, tapi tidak mengurangi sensasi-sensasinya yang bisa membuka paradigma baru tentang sejarah bangsa Indonesia.
Ada rasa sedih dan prihatin juga sih dengan kondisi bangsa Indonesia yang sebenarnya kaya raya akan tetapi melarat....
Ada bilang ceritanya "Da Vinci Code" banget. Tapi menurut ku gak juga...
Aku bisa mengatakan banyak proses kreatifitas didalamnya. permasalahan dramatik tidaknya ya tergantung dari para pembacanya. karena masing-masing punya imajinasi yang beragam dari adegan-adegan yang ditampilkan dalam novel ini.
yang pasti kalau saya diminta men-film kan film ini...
Jawabannya ya.... MAU BANGEEETTT....hehe

0 komentar:

Posting Komentar