Rata-rata pemikirannya cari aman. Bisa dibilang jiwa nya jiwa karyawan, bukan jiwa petarung. Walaupun pastinya tidak semuanya begitu.
Orang luar mencoba utk mencari tantangan. ya contohnya banyak yang berusaha untuk membangun suatu usaha sendiri.
Alhasil usaha di negara itu banyak tapi utk mencari karyawan menjadi sulit. Sehingga untuk membayar karyawan pun benar-benar diperhatikan dan bisa dibilang layak untuk dihargai. Malahan harganya bisa diatas rata2 kalau potensi yang dimiliki karyawan itu cukup tinggi. Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya.
Kalau di pikir pikir lagi misalnya di Indonesia ada 10 usaha, yang nunggu 100 karyawan. Yang punya usaha otomatis bisa menekan biaya. Sebagai contoh, ada orang yang mw ngelamar kerjaan. sedang melakukan interview dengan si Manager perusahaan. Setelah melihat persyaratan yang semuanya bisa dipenuhi, sang manager nya ini kemudian berkata pada orang yang ngelamar kerja tersebut, "Ok. kamu bisa diterima kerja disini. tapi gaji kamu sekian ya.kl gak mw ya sudah. masi ada banyak yg ngantri kok." kata si Manager. Dengan maksud bahwa bayaran yang diterima nantinya kurang dari harga yang sebenarnya. Bisa dibilang dibawah rata-rata lah.
Ya karena si pelamar kerja itu benar-benar butuh pekerjaan dikarenakan memang sulit sekali mencari lowongan pekerjaan, akhirnya menerimanya walaupun dengan sedikit kekecewaan. Namun kekecewaan itu semua tertutupi dengan kondisi bahwa si pelamar itu akan punya pekerjaan dan tidak menganggur lagi.
Orang luar mencoba utk mencari tantangan. ya contohnya banyak yang berusaha untuk membangun suatu usaha sendiri.
Alhasil usaha di negara itu banyak tapi utk mencari karyawan menjadi sulit. Sehingga untuk membayar karyawan pun benar-benar diperhatikan dan bisa dibilang layak untuk dihargai. Malahan harganya bisa diatas rata2 kalau potensi yang dimiliki karyawan itu cukup tinggi. Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya.
Kalau di pikir pikir lagi misalnya di Indonesia ada 10 usaha, yang nunggu 100 karyawan. Yang punya usaha otomatis bisa menekan biaya. Sebagai contoh, ada orang yang mw ngelamar kerjaan. sedang melakukan interview dengan si Manager perusahaan. Setelah melihat persyaratan yang semuanya bisa dipenuhi, sang manager nya ini kemudian berkata pada orang yang ngelamar kerja tersebut, "Ok. kamu bisa diterima kerja disini. tapi gaji kamu sekian ya.kl gak mw ya sudah. masi ada banyak yg ngantri kok." kata si Manager. Dengan maksud bahwa bayaran yang diterima nantinya kurang dari harga yang sebenarnya. Bisa dibilang dibawah rata-rata lah.
Ya karena si pelamar kerja itu benar-benar butuh pekerjaan dikarenakan memang sulit sekali mencari lowongan pekerjaan, akhirnya menerimanya walaupun dengan sedikit kekecewaan. Namun kekecewaan itu semua tertutupi dengan kondisi bahwa si pelamar itu akan punya pekerjaan dan tidak menganggur lagi.


0 komentar:
Posting Komentar